BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat digitalisasi pengelolaan arsip di jenjang sekolah menengah pertama melalui penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau Srikandi.
Penguatan tersebut dilakukan melalui sosialisasi penciptaan arsip aktif menggunakan aplikasi Srikandi kepada aparatur tata usaha SMP negeri se-Kota Palangka Raya yang ditunjuk sebagai operator.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong transformasi digital di bidang kearsipan, termasuk di lingkungan satuan pendidikan.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital di bidang kearsipan, termasuk di lingkungan satuan pendidikan," kata Jayani di Palangka Raya, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurutnya, sosialisasi tersebut juga menjadi tindak lanjut implementasi Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE.
Melalui penerapan SPBE, pengelolaan arsip diharapkan semakin terdigitalisasi dan mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, serta akuntabel.
"Pengelolaan arsip yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik. Arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, tetapi juga menjadi bukti kinerja, dasar pengambilan keputusan, serta pendukung berbagai proses evaluasi dan akreditasi," ujarnya.
Jayani menjelaskan, penerapan aplikasi Srikandi di lingkungan sekolah diharapkan mampu mewujudkan tertib administrasi dan memperkuat integrasi data.
Selain itu, penggunaan sistem digital juga dinilai dapat mendukung modernisasi birokrasi di lingkungan pendidikan.
Melalui aplikasi tersebut, proses surat-menyurat dan pengelolaan arsip dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, serta terdokumentasi dengan baik.
Jayani menekankan pentingnya komitmen kepala sekolah dan operator untuk mengimplementasikan aplikasi Srikandi secara optimal.
Ia menyebut, penerapan aplikasi tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan Program Smart City di Kota Palangka Raya.
Jayani berharap hasil sosialisasi dapat segera ditindaklanjuti melalui pelatihan internal di masing-masing sekolah.
Dengan begitu, pemanfaatan aplikasi Srikandi dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata dalam pengelolaan administrasi sekolah.
Pemkot Palangka Raya berkomitmen terus mendorong transformasi digital di sektor pendidikan sekaligus memperkuat tata kelola administrasi yang modern, tertib, dan terintegrasi.









