BORNEONEWS, Muara Teweh - SMAN 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, menyiapkan tujuh ruang kelas untuk menerima 252 peserta didik baru pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Penerimaan murid baru tersebut dilaksanakan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB secara daring sesuai sistem yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala SMAN 1 Muara Teweh, Mawardi, mengatakan sistem daring diterapkan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi.
"Penerimaan peserta didik baru tahun ini dilaksanakan secara daring melalui sistem yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah guna menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi," kata Mawardi di Muara Teweh, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kuota 252 peserta didik baru tersebut akan dibagi ke dalam tujuh rombongan belajar.
"Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Mawardi menyebut, penerimaan murid baru dilaksanakan melalui beberapa jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Setiap jalur memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, sistem online memudahkan calon peserta didik dan orang tua dalam mengakses informasi maupun melakukan pendaftaran tanpa harus datang langsung ke sekolah pada tahap awal.
"Kami mengimbau kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua agar mencermati jadwal serta persyaratan yang telah ditetapkan. Pastikan seluruh dokumen yang diperlukan sudah lengkap sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lancar," ujarnya.
Mawardi berharap pelaksanaan SPMB tahun ini berlangsung tertib, transparan, dan objektif.
Dengan begitu, seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sekolah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan SPMB. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan peserta didik yang siap mengikuti proses pembelajaran di SMAN 1 Muara Teweh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengapresiasi kesiapan SMAN 1 Muara Teweh dalam melaksanakan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Ia menilai pelaksanaan SPMB secara daring menjadi langkah positif untuk mewujudkan proses penerimaan peserta didik yang lebih transparan, objektif, dan akuntabel.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan SPMB di seluruh satuan pendidikan, termasuk di SMAN 1 Muara Teweh. Dengan sistem yang sudah terintegrasi secara online, diharapkan proses seleksi dapat berjalan lebih terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Topik.
Topik juga mengimbau orang tua dan calon peserta didik memahami mekanisme serta persyaratan pada setiap jalur penerimaan.
Hal itu penting agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan tidak terkendala kelengkapan dokumen.
“Kami berharap seluruh tahapan SPMB dapat berlangsung lancar, tertib, dan sesuai regulasi. Pendidikan merupakan investasi masa depan daerah, sehingga proses penerimaan peserta didik harus dilaksanakan secara profesional dan berintegritas,” tambahnya.
Ia berharap peserta didik yang nantinya diterima di SMAN 1 Muara Teweh dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik.
Para peserta didik juga diharapkan mampu meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik serta berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Barito Utara.









