BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah penumpang kapal Pelni di Kotawaringin Barat mengalami peningkatan sejak program diskon tarif tiket kapal penumpang mulai diterapkan pada momen libur sekolah 2026.
PT Pelni Cabang Pangkalan Bun mencatat, hingga 23 Juni 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai mencapai 2.351 orang.
“Hingga 23 Juni 2026, jumlah penumpang yang tercatat berangkat dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai mencapai 2.351 penumpang," kata Kepala Cabang Pelni Pangkalan Bun, Andry Yudha, saat dihubungi dari Palangka Raya, Selasa, 23 Juni 2026.
Program diskon 30 persen tarif tiket kapal Pelni berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni 2026. Sementara periode keberangkatan dengan tarif diskon berlangsung mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
Menurut Andry, peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan program diskon tarif kapal Pelni, terutama untuk perjalanan pada masa libur sekolah.
Berdasarkan tren penjualan dan pergerakan penumpang saat ini, jumlah keberangkatan dari Cabang Pangkalan Bun diproyeksikan terus bertambah hingga akhir Juni 2026.
"Diprediksi untuk jumlah penumpang mencapai sekitar 3.444 penumpang, hingga akhir Juni 2026 nanti," katanya.
Andry mengatakan, seiring meningkatnya jumlah penumpang selama periode diskon tarif berlangsung, PT Pelni Cabang Pangkalan Bun terus memastikan kesiapan operasional pelayanan.
Langkah itu dilakukan agar seluruh proses keberangkatan dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kapal Pelni.
"Hal itu agar seluruh proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kapal Pelni," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data PT Pelni pusat, hingga dua pekan sejak program dimulai, sebanyak 214.205 tiket diskon telah terjual untuk berbagai rute yang dilayani Pelni.
Jumlah tersebut menunjukkan program diskon tarif mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Andry menilai capaian itu juga menjadi salah satu indikator bahwa kebijakan stimulus transportasi dari pemerintah berjalan efektif dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi laut.
Ia menjelaskan, kuota tiket dengan tarif diskon bersifat terbatas dan mengikuti ketersediaan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Karena itu, masyarakat diimbau segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket melalui kanal penjualan resmi.
"Saya berharap dengan hadirnya program stimulus transportasi laut ini, semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau selama periode libur sekolah, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di Indonesia," kata Andry.









