BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidi, menyampaikan harapan agar keberadaan Sekolah Rakyat di wilayah ini dapat berperan sebagai salah satu sarana akselerasi dalam mewujudkan pemerataan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, tantangan utama dalam dunia pendidikan di Kalimantan Tengah terletak pada luasnya wilayah dan kondisi geografis yang beragam, sehingga akses menuju lembaga pendidikan formal sering kali menjadi kendala bagi warga yang tinggal di daerah terpencil dan perbatasan.
Oleh karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat dinilai memiliki peran strategis untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum terlayani dengan baik oleh sistem pendidikan umum, sehingga setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar yang layak tanpa terkecuali.
“Kami berharap Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu akselerasi untuk mempercepat pemerataan pendidikan, terutama bagi daerahdaerah yang sulit dijangkau,” tegas Junaidi, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia menambahkan, agar program ini dapat berjalan secara optimal, diperlukan dukungan berkelanjutan baik dari segi pendanaan, ketersediaan tenaga pengajar, maupun fasilitas penunjang pembelajaran yang memadai sesuai kebutuhan di lapangan.
Dengan pengelolaan yang terarah dan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Sekolah Rakyat mampu meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan pendidikan.
"Dengan danya hal tersebut kita harap bisa tercipta kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda Kalimantan Tengah untuk mengembangkan potensi dirinya," pungkasnya. (PATHUR/j)









