PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Palangka Raya mulai melaksanakan pendataan lengkap Sensus Ekonomi atau SE2026 secara door to door yang berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul, mengatakan sensus tersebut merupakan pelaksanaan Sensus Ekonomi yang kelima di Indonesia dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Pendataan lengkap akan dilakukan kepada seluruh keluarga dan pelaku usaha, baik skala besar maupun UMKM, melalui kunjungan langsung petugas sensus ke rumah-rumah dan lokasi usaha,” kata Amos pada Rabu, 24 Juni 2026.

Amos menjelaskan, sebelum memasuki tahap pendataan lengkap, BPS telah melaksanakan rangkaian pendataan pendahuluan sejak 1 Mei 2026.

Melalui tahapan tersebut, sejumlah instansi dan lembaga pendidikan telah berpartisipasi dalam pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 yang difasilitasi oleh perangkat daerah dan instansi terkait.

Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Karena itu, ia mengajak masyarakat memberikan informasi yang benar dan lengkap saat petugas sensus melakukan pendataan.

“Kami berharap seluruh warga dapat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data sesuai kondisi yang sebenarnya,” katanya.

BPS juga meminta dukungan dari seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat kelurahan dan RT/RW agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar di seluruh wilayah Kota Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/j)