BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai bank milik daerah atau bank uluh itah, perkembangan PT Bank Kalteng menjadi perhatian utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal ini disampaikan dalam rangkuman Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD bersama jajaran Pemerintah Provinsi dan Direksi Bank Kalteng baru-baru ini di Ruang Rapat Komisi I.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering, dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa kinerja Bank Kalteng saat ini sudah berjalan sesuai arah yang diharapkan atau on the track.
Itu terlihat dari aspek pelayanan kepada nasabah, pengembangan usaha, perluasan jaringan, serta kondisi kesehatan keuangan bank yang terjaga dengan baik.
Salah satu pencapaian penting adalah Bank Kalteng telah memenuhi kriteria dan masuk dalam kategori Bank Buku II sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan permodalan mencapai Rp3,7 triliun.
Posisi ini dinilai strategis karena menjadikan bank daerah tersebut terhindar dari risiko penurunan klasifikasi atau degradasi.
Dalam kesempatan itu juga dibahas hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025.
Dari total laba bersih sebesar Rp368,5 miliar, diputuskan 50 persen atau sekitar Rp184,2 miliar dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham, sedangkan 50 persen sisanya dimasukkan ke cadangan untuk memperkuat struktur permodalan.
Komisi I menyatakan dapat memahami dan menyetujui keputusan tersebut, mengingat kondisi ekonomi nasional yang turut memengaruhi kapasitas keuangan daerah.
Selain itu, DPRD menyambut baik rencana pembukaan kantor cabang atau perwakilan Bank Kalteng di Jakarta. Langkah ini dianggap sebagai terobosan penting yang membuka akses lebih luas ke pasar nasional, memperluas jejaring bisnis, serta meningkatkan daya saing bank daerah di tingkat nasional.
"Dengan seluruh capaian dan langkah strategis tersebut, DPRD berharap Bank Kalteng terus tumbuh sehat, memberikan kontribusi optimal bagi Pendapatan Asli Daerah, serta menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/Y)









