PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, meminta seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah setempat untuk segera membuka dan mengintegrasikan koneksi layanan mereka dengan Call Center 112.

"Koneksikan supaya mempercepat respons dan penanganan medis dalam menghadapi berbagai keadaan darurat yang dilaporkan oleh masyarakat," katanya, Rabu, 24 Juni 2026.

Fairid menegaskan bahwa kecepatan penanganan medis merupakan kunci utama dalam menyelamatkan nyawa masyarakat saat terjadi situasi kritis.

Dengan terhubungnya Puskesmas ke jaringan Call Center 112, rantai birokrasi penanganan darurat dapat dipangkas, sehingga tim medis terdekat bisa langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Menurutnya, selama ini Call Center 112 telah menjadi ujung tombak pelayanan pengaduan darurat di Palangka Raya, mulai dari penanganan kebakaran hingga evakuasi gangguan hewan liar.

Namun, penguatan di sektor kesehatan dinilai mendesak agar penanganan kecelakaan atau serangan penyakit mendadak di tingkat permukiman warga dapat direspons lebih cepat oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan kota untuk berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) guna menyinkronkan sistem komunikasi tersebut.

"Kesiapan infrastruktur jaringan serta pelatihan operator di setiap Puskesmas harus dipastikan berjalan optimal agar tidak ada kendala teknis saat layanan ini mulai dioperasikan secara penuh," ujarnya.

Melalui integrasi ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap pemanfaatan nomor tunggal darurat 112 dapat semakin optimal dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga.

Layanan gratis ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kepastian bahwa pemerintah selalu hadir mengayomi masyarakat di saat-saat paling genting sekalipun. (HENDRI/y)