SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Seruyan melalui Bidang Perpustakaan menggelar kegiatan Belajar Komputer Gratis sebagai bagian dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Program Belajar Komputer Gratis ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan pelajar selama masa libur sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman dasar mengenai penggunaan komputer serta pengenalan berbagai aplikasi yang dapat mendukung proses belajar dan pengembangan keterampilan di era digital.

Kepala Dispursip Seruyan, Angga, mengatakan bahwa perpustakaan saat ini memiliki peran yang lebih luas dibandingkan sekadar tempat membaca buku. Perpustakaan juga menjadi pusat pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat memanfaatkan waktu libur sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menambah wawasan dan keterampilan di bidang teknologi informasi," ujarnya, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Angga, kemampuan mengoperasikan komputer dan memahami teknologi digital menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju.

Kegiatan belajar komputer gratis tersebut mendapat sambutan positif dan antusiasme tinggi dari para peserta. Anak-anak yang mengikuti pelatihan terlihat aktif mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para pendamping dan instruktur.

Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan salah satu langkah strategis yang terus dikembangkan oleh Dispursip Seruyan untuk memperluas fungsi perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Melalui program ini, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar yang inklusif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan Belajar Komputer Gratis ini, Dispursip Seruyan berharap dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar lebih siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dunia digital. (FAHRUL/H)