PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – BPBD Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan berbagai langkah mitigasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dipengaruhi kondisi cuaca kering di sejumlah wilayah.

Upaya tersebut dilakukan melalui patroli darat, sosialisasi penanganan karhutla, serta pemantauan aktif menggunakan kamera pantau yang tersebar di berbagai titik.

Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalteng selaku Komandan Harian, Ahmad Toyib, mengingatkan seluruh personel lapangan dan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran.

“Kami terus melakukan kesiapsiagaan penuh di lapangan bersama tim gabungan,” Ahmad Toyib seperti dikutip borneonews pada Rabu, 24 Juni 2026.

BPBD Kalteng menyebut parameter cuaca dan indeks kemudahan terbakar atau Fine Fuel Moisture Code (FFMC) dari BMKG menunjukkan beberapa wilayah mulai memasuki kategori kering hingga sangat mudah terbakar.

Pemantauan melalui 28 titik kamera pantau akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen “Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2026”. (HERMAWAN DP/H)