BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas tengah mematangkan konsep Sababuka Bersinar yang dirancang sebagai sistem layanan publik terintegrasi untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan berbagai layanan perangkat daerah dalam satu platform. Konsep tersebut saat ini masih berada pada tahap kajian dan penyusunan rancangan implementasi.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, Ahmad Muhammad Saribi, menjelaskan bahwa pengembangan awal Sababuka Bersinar difokuskan untuk kebutuhan internal pemerintah daerah. Tahap tersebut dilakukan guna memastikan mekanisme pengelolaan data dan layanan dapat berjalan sebelum diterapkan secara lebih luas.
“Rencana pengembangan awal di internal instansi dulu. Ada filter data terbuka dan tertutup. Baru kemudian yang terbuka antara pemkab dan masyarakat,” kata Saribi saat dikonfirmasi Borneonews, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut dia, Sababuka Bersinar tidak hanya berupa kajian akademis, tetapi juga disiapkan dalam bentuk aplikasi yang nantinya menjadi sarana integrasi layanan antarperangkat daerah. Melalui sistem tersebut, berbagai informasi dan layanan publik diharapkan dapat diakses secara lebih cepat dan efisien.
Saribi menjelaskan konsep yang sedang disusun mengarah pada penyederhanaan alur pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain menjadi media koordinasi antarinstansi, sistem itu juga dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan maupun informasi yang dibutuhkan dari pemerintah daerah.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar rapat penajaman kajian rancang bangun layanan Sababuka Bersinar pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek mulai dari kerangka konsep layanan, integrasi sistem antarperangkat daerah hingga mekanisme implementasi di lapangan.
Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyempurnaan dokumen rancang bangun dan penyusunan roadmap implementasi. Apabila terealisasi, Sababuka Bersinar diharapkan menjadi salah satu inovasi layanan publik yang menghubungkan berbagai layanan pemerintah daerah dalam satu sistem yang lebih terintegrasi dan mudah diakses masyarakat. (SABRIANOOR/j)









