BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemadaman listrik yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas pada Rabu, 24 Juni 2026 menjadi sorotan warga.
Gangguan yang berlangsung pada sore hingga malam hari akhir-akhir ini berdampak pada aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan perkotaan maupun kecamatan.
Berdasarkan informasi PLN ULP Kapuas Kota, pemadaman terjadi akibat kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang menyebabkan penurunan pasokan daya.
Untuk menjaga kestabilan sistem secara menyeluruh, dilakukan pengaturan beban pada jaringan interkoneksi.
Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan Tendean, Jalan Panjaitan, Jalan Sudirman, Jalan Mawar, Jalan Seroja, Jalan Barito, Jalan Tambun Bungai, Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup, Mantangai, dan sejumlah daerah lainnya.
Di tengah berlangsungnya pemadaman, sejumlah warga menyampaikan keluhan melalui grup informasi masyarakat. Salah seorang warga menilai akan lebih baik apabila terdapat informasi lebih awal kepada masyarakat sebelum pemadaman terjadi.
"Kalau pemadaman terencana biasanya ada pemberitahuan sehari sebelumnya. Memang kalau terjadi gangguan tidak bisa diprediksi, tetapi akan lebih baik jika masyarakat mendapat informasi lebih awal agar bisa bersiap," ucap Yuda, warga Kapuas.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang mengaku mengalami pemadaman mendadak di wilayah Basarang tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.
"Benar, tadi di Basarang juga tiba-tiba padam tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu," ungkap salah seorang Warga Basarang.
Menanggapi keluhan itu, warga lainnya menjelaskan bahwa gangguan kali ini berbeda dengan pemadaman terencana yang umumnya diumumkan sehari sebelumnya.
"Kalau pemadaman terencana biasanya ada pengumuman sehari sebelumnya, tetapi kali ini terjadi akibat gangguan pada pembangkit atau sistem transmisi," tulisnya.
Sementara itu, Manajer ULP Kapuas Kota Aditya Bayu Saputra menyampaikan upaya percepatan pemulihan terus dilakukan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap. PLN juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat penggunaan lilin atau alat penerangan alternatif selama pemadaman berlangsung. (SABRIANOOR)









