PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah memfokuskan program Pembinaan Literasi Membaca Tahun 2026 kepada sekolah yang masih memiliki capaian literasi rendah berdasarkan hasil Asesmen Nasional (AN) 2025.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, menjelaskan sekolah peserta dipilih dari kategori 1 dan 2 dalam hasil capaian Asesmen Nasional tahun sebelumnya.

“Program ini difokuskan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang literasi membaca, terutama pada sekolah-sekolah yang masih memerlukan penguatan,” katanya pada Rabu, 24 Juni 2026.

Sebanyak lima sekolah pada jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK menjadi sasaran kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kapuas. Setiap sekolah mengirimkan 10 peserta didik untuk mengikuti pembinaan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca sesuai tingkat pendidikan masing-masing. Pendekatan itu diharapkan mampu mempercepat peningkatan kompetensi literasi siswa.

Sukardi menilai kemampuan memahami bacaan secara mendalam menjadi kunci keberhasilan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.

Oleh sebab itu, intervensi melalui program pembinaan dinilai penting untuk membantu sekolah meningkatkan kualitas literasi peserta didiknya.

Dengan penguatan yang diberikan, sekolah-sekolah peserta diharapkan mampu meningkatkan capaian literasi sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung budaya membaca.(TESTI PRISCILLA)