BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Pipit Setyorini, mengingatkan kembali akan pentingnya aspirasi, saran, dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan layanan publik di wilayah Kalteng.
Menurutnya, suara warga menjadi acuan utama agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia menegaskan bahwa layanan publik yang baik tidak dapat dibangun hanya berdasarkan rencana semata, melainkan harus didasari oleh pemahaman yang mendalam mengenai apa yang dibutuhkan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Aspirasi yang masuk menjadi jembatan penghubung antara keinginan warga dengan kebijakan yang disusun oleh pemerintah daerah.
Pipit Setyorini juga menyampaikan bahwa peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan setiap program pelayanan.
Ketika warga berani menyampaikan pendapat, keluhan, maupun usulan, maka pemerintah dapat segera mengetahui kelemahan yang ada dan memperbaikinya agar layanan menjadi lebih efektif dan bermanfaat.
“Kami mengingatkan kembali bahwa aspirasi dan saran dari warga memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan dan penyempurnaan layanan publik di Kalimantan Tengah. Tanpa masukan dari masyarakat, kebijakan yang diambil bisa saja kurang tepat sasaran,” ujarnya., Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa Komisi I DPRD Kalteng senantiasa membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan segala bentuk usulan maupun keluhan.
Setiap masukan yang diterima akan ditampung, dikaji, dan disampaikan kepada pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti secara nyata.
"Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan layanan publik di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang, semakin berkualitas, serta mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat secara lebih adil dan merata di seluruh wilayah," pungkasnya. (PATHUR/H)









