BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meminta pemerintah daerah meningkatkan sarana dan prasarana (sarpras) Balai Pelatihan Kerja (BLK) daerah guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing tenaga kerja.
Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi Golkar Muhammad Yasir Fajar Afrijal saat membacakan pendapat akhir fraksi dalam rapat paripurna DPRD Kobar, Kamis, 25 Juni 2026.
Menurut Muhammad Yasir Fajar Afrijal, keberadaan BLK daerah merupakan salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di daerah.
“Kami memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan Balai Pelatihan Kerja Daerah sebagai salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing tenaga kerja di daerah,” jelas Muhammad Yasir Fajar Afrijal.
Fraksi Golkar mendorong pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan kelengkapan sarana, prasarana, serta instrumen penunjang pelatihan di BLK daerah.
Ketersediaan peralatan yang memadai, teknologi pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, hingga fasilitas pendukung lainnya dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan proses pelatihan yang efektif dan berkualitas.
“Kami berharap adanya peningkatan dan pembaruan fasilitas secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga Balai Pelatihan Kerja Daerah dapat berfungsi secara optimal,” jelas Muhammad Yasir Fajar Afrijal.
Fraksi Golkar meyakini peningkatan kualitas fasilitas BLK dapat berkontribusi terhadap pengurangan angka pengangguran, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (WAHYU KRIDA/H)









