PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wacana pengalihan pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Kebijakan ini dinilai mampu memberikan solusi nyata dalam memperkuat kondisi keuangan daerah sekaligus menjamin keberlanjutan kesejahteraan tenaga PPPK di lingkungan pemerintah daerah.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, menyatakan bahwa langkah tersebut sangat tepat dan sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan serta keadilan dalam pengelolaan keuangan negara.

Menurutnya, kebijakan pengangkatan PPPK merupakan program yang ditetapkan secara nasional, sehingga sudah selayaknya pembiayaannya juga menjadi tanggung jawab bersama melalui anggaran pusat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat perlu mengambil peran yang lebih besar dalam membiayai gaji dan tunjangan bagi para PPPK. Hal ini mengingat program tersebut diterapkan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya kebijakan yang digagas oleh pemerintah daerah semata.

“Program PPPK lahir dari kebijakan pemerintah pusat. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya apabila pembiayaan gaji pegawai tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui APBN,” tegas Purdiono, Kamis, 25 Juni 2026.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan dipindahkannya beban pembiayaan ke APBN, keuangan daerah akan memiliki ruang yang lebih luas untuk dialokasikan ke berbagai program pembangunan dan pelayanan publik lainnya.

Di sisi lain, hal ini juga memberikan kepastian hukum dan jaminan kesejahteraan yang lebih baik bagi para PPPK.

Dukungan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan lebih lanjut.

"Dengan pengaturan pembiayaan yang lebih jelas dan proporsional, diharapkan kinerja aparatur dapat terus terjaga, sementara kemampuan keuangan daerah tetap optimal untuk mendorong kemajuan Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/Y)