BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, menegaskan bahwa penguatan budaya literasi merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Pembinaan Literasi Membaca bagi peserta didik SD, SMP, dan SMA/SMK di Kabupaten Kapuas.
Menurut Sukardi, literasi membaca tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memahami teks, tetapi juga menjadi dasar bagi peserta didik untuk mengembangkan cara berpikir kritis dan reflektif.
“Literasi membaca merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik,” ujarnya pada Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menjelaskan, peserta yang memiliki kemampuan literasi baik akan lebih mudah memahami informasi, menganalisis persoalan, serta menemukan solusi terhadap berbagai tantangan pembelajaran yang dihadapi.
Karena itu, Balai Bahasa Kalteng terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program penguatan literasi. Salah satunya diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan kepada peserta didik di sejumlah daerah.
Sukardi berharap kegiatan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas dapat menumbuhkan minat baca siswa sekaligus mendorong mereka memanfaatkan kemampuan literasinya untuk menunjang prestasi akademik maupun kehidupan sehari-hari.
“Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap peserta didik semakin gemar membaca dan mampu memanfaatkan keterampilan literasinya dalam berbagai aspek kehidupan,” tutupnya. (TESTI PRISCILLA/y)









