BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau memberikan penghargaan kepada sembilan perusahaan yang dinilai patuh dalam memenuhi kewajiban pajak daerah sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 di Aula BPKPD Lamandau.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi sektor swasta yang turut mendukung pembangunan daerah melalui pembayaran pajak secara tertib dan tepat waktu. Selain penyerahan piagam, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama implementasi sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah berbasis digital.
Mewakili Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau Muhammad Irwansyah mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang beroperasi di wilayah Kabupaten Lamandau.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak daerah. Kontribusi tersebut sangat membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan untuk masyarakat,” katanya.
Menurut Irwansyah, pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan yang memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, pemerintah berharap kepatuhan yang telah ditunjukkan para wajib pajak dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya.
Adapun perusahaan yang menerima penghargaan meliputi PT Gemareksa Mekarsari, PT Satria Hupasarana, PT Korintiga Hutani, PT Sumber Adinusa Lestari, PT Pilar Wanapersada, PT Menthobi Makmur Lestari, PT First Lamandau Timber International, PT Trieka Agro Nusantara, dan PT Sawit Mandiri Lestari.
Selain memberikan apresiasi, Pemkab Lamandau juga terus mendorong penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara digital guna meningkatkan kemudahan, transparansi, dan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.
Irwansyah berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan daerah membutuhkan dukungan semua pihak. Kami berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan Lamandau terus tumbuh sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkasnya. (NATALIA KRISTIN/J)









