BORNEONEWS, Kasongan — Musibah kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Desa Kampung Melayu, RT 002 RW 001, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, Kamis, 25 Juni 2026.
Kobaran api yang cepat membesar menghanguskan tiga unit rumah kayu milik warga dan merusak satu unit rumah lainnya hingga mengalami rusak berat.
Menurut keterangan saksi mata yang merupakan warga setempat, Darniansyah, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
Api dengan cepat merambat lantaran mayoritas bangunan rumah warga di area tersebut terbuat dari material kayu.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat empat kepala keluarga yang menjadi korban dalam musibah ini, antara lain, Ahmad Ariansyah (51), berprofesi sebagai karyawan swasta.
Kemudian Muhammad Syahrizal (46), berprofesi sebagai petani.
Nolli (73), seorang ibu rumah tangga dan Yetrimie (54), seorang ibu rumah tangga.
Tiga dari empat rumah yang terdampak, yakni milik Ahmad Ariansyah, Muhammad Syahrizal, dan Nolli, dilaporkan habis terbakar tanpa sisa.
Sementara itu, rumah milik Yetrimie terbakar separuh badan bangunan, di mana hanya menyisakan bagian depan rumah saja.
Total kerugian materiel akibat musibah kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 315.000.000 (Tiga Ratus Lima Belas Juta Rupiah), dengan rincian, Ahmad Ariansyah Rp 60.000.000, kemudian Muhammad Syahrizal Rp 85.000.000, Nolli Rp 70.000.000, dan Yetrimie Rp 100.000.000
Darniansyah mengungkapkan jika upaya pemadaman berlangsung dramatis. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan total sekitar pukul 07.00 WIB setelah regu siaga api, warga masyarakat sekitar, serta bantuan armada dari pihak PT RMU bahu-membahu menjinakkan si jago merah di lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat api mulai berkobar. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (ABDUL GOFUR/j)









