BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta menghadiri kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan perhatian, semangat, dan motivasi kepada anak-anak yatim serta penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menatap masa depan.
Dalam sambutannya, Ahmad Jayadikarta berpesan agar anak yatim tidak merasa rendah diri atas kondisi yang mereka alami. Menurutnya, setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT.
“Harapan saya, anak yatim jangan merasa rendah hati atau minder. Karena semua manusia di mata Allah itu sama, tidak ada perbedaan. Yang membedakan adalah ketakwaan dan usaha kita dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para anak yatim untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar kelak dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Terus belajar, terus berusaha, dan yakin pada kemampuan diri sendiri. Jangan pernah menyerah dengan keadaan,” katanya.
Wabup mencontohkan kisah Ketua Panitia yang menurutnya telah kehilangan orang tua sejak usia enam tahun, namun mampu tumbuh menjadi sosok yang sukses hingga saat ini.
“Tadi disampaikan Pak Hadri, beliau sejak usia enam tahun sudah ditinggal orang tua. Namun beliau bisa sukses sampai sekarang. Itu menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita,” ungkapnya.
Jayadikarta menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan terus memberikan perhatian kepada anak yatim dan penyandang disabilitas melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas hidup mereka.
“Insya Allah ke depan anak-anak semua bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan daerah,” tutupnya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas yang menerima santunan dan bantuan dalam rangka memperingati 10 Muharam.( RETHA)









