BORNEONEWS, Sampit – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim). Camat Cempaga Hulu Sarju meninggal dunia pada Jumat, 26 Juni 2026 dini hari di Rumah Sakit Siloam Palangka Raya.
Berdasarkan pengumuman resmi Kecamatan Cempaga Hulu, almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.35 WIB. Jenazah rencananya dimakamkan di Desa Pundu.
Wakil Bupati Kotim Irawati menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu aparatur sipil negara yang dinilai telah memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkab Kotim saya menyampaikan belasungkawa. Almarhum merupakan sosok pengabdi yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Cempaga Hulu," ujar Irawati, Jumat, 26 Juni 2026.
Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," katanya.
Irawati juga menyampaikan bahwa jasa dan pengabdian Sarju akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan di Kotim.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Kotim Sudar mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya dari Sekretaris Kecamatan Cempaga Hulu, almarhum sempat menjalani perawatan karena mengalami gangguan kesehatan.
"Tadi saya dapat informasi dari Pak Sekcam, almarhum mengalami gangguan paru-paru, gula, dan tensi. Beliau meninggal di RS Siloam Palangka Raya," ungkap Sudar.
Kepergian Sarju meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Kotim maupun masyarakat Kecamatan Cempaga Hulu yang selama ini mengenalnya sebagai sosok pemimpin yang mengabdikan diri untuk pelayanan masyarakat. (DEWI PATMALASARI/H)









