BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab Badan Pusat Statistik atau BPS, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, koordinasi dan kolaborasi antarinstansi pemerintah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga warga menjadi faktor utama dalam memastikan pendataan berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat.
“Koordinasi dan kolaborasi kita bersama dalam pelaksanaannya akan menjadi kunci sukses Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya pada Jumat, 26 Juni 2026.
Zaini mengingatkan bahwa Sensus Ekonomi merupakan salah satu program prioritas nasional yang memiliki peran penting dalam menyediakan data dasar bagi pembangunan Indonesia.
Karena statusnya sebagai program prioritas nasional, ia menilai seluruh elemen masyarakat perlu memiliki rasa tanggung jawab yang sama terhadap keberhasilan pelaksanaannya.
“Sensus Ekonomi bukan milik BPS, tetapi Sensus Ekonomi 2026 adalah milik kita bersama. BPS hanya ditugaskan secara teknis untuk menjadi penanggung jawab pelaksanaannya,” tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus akan sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Palangka Raya mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dan mendukung setiap tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dengan kerja bersama, hasil sensus diharapkan mampu menjadi dasar yang kuat bagi perencanaan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah di masa mendatang. (TESTI PRISCILLA/H)









