BORNEONEWS, Palangka Raya – Kelurahan Kereng Bangkirai Mendorong Program Kampung Keren di RT 02 RW 01 dengan mengintegrasikan pengelolaan lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan potensi wisata melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi Betang ASI, stakeholder serta masyarakat.
Lurah Kereng Bangkirai, Fitriyaturrahman, mengatakan Program Kampung Keren merupakan bagian dari upaya mewujudkan Palangka Raya Keren yang diterjemahkan dalam lingkup kelurahan. RT 02 RW 01 dipilih sebagai kawasan percontohan untuk mengimplementasikan konsep tersebut.
“Kolaboratif ini dengan cara menrangkul semua stakeholder yang bisa terlibat. Salah satunya adalah hari ini dari Betang ASI, dari UPR, dari warga masyarakat. Jadi semuanya bergabung untuk bagaimana kehidupan masyarakat itu mandiri,” kata Fitriyaturrahman seperti dikutip borneonews pada Jumat, 26 Juni 2026.
Ia menjelaskan konsep Kampung Keren di Kereng Bangkirai dibangun melalui lima unsur, yakni kolaboratif, ekonomi baru, religius, energi, dan nyaman. Kolaborasi menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan perguruan tinggi dan warga.
Salah satunya dilakukan, pelatihan hidroponik sebagai salah satu upaya mendorong ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat. Di saat yang sama, warga juga dibekali pengelolaan sampah melalui pembuatan bak sampah rumah tangga, pelatihan komposter, dan pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk.
Kelurahan juga mendorong setiap rumah memiliki bak sampah agar pemilahan sampah dimulai dari sumbernya. Sampah yang masih dapat dimanfaatkan akan diolah kembali, sedangkan yang tidak lagi memiliki nilai guna baru dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Fitriyaturrahman mengatakan kawasan tersebut juga dipersiapkan sebagai kawasan edukasi yang memperlihatkan pengelolaan lingkungan oleh masyarakat. Menurutnya, Kereng Bangkirai sebagai kawasan wisata harus mampu menghadirkan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Ia berharap pengelolaan sampah yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mengurangi volume sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Ke depan, kawasan percontohan tersebut diharapkan dapat menjadi model yang diterapkan di RT lainnya.
Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Kereng Bangkirai, Sudianoor, mengatakan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Keren melalui gotong royong membuat bak sampah yang nantinya dibagikan kepada setiap keluarga.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya dampingan dari tim lomba kampung keren termasuk dari Betang Asi Raya ini yang mengangkat masalah tersebut,” ujar Sudianoor.
Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memanfaatkan pelatihan hidroponik dan komposter sebagai bekal meningkatkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan, Idri, mengatakan Betang ASI mendampingi masyarakat melalui pelatihan hidroponik dan komposter agar warga mampu memanfaatkan pekarangan rumah yang terbatas dan mengolah sampah organik menjadi pupuk.
“Harapan kami adalah masyarakat yang kami bina mampu secara mandiri nanti menjadi ekonomi yang maju melalui hidroponik tersebut. Kemudian untuk komposter harapannya masyarakat itu tidak membuang sampahnya lagi, melainkan dimanfaatkan sehingga sampahnya bernilai ekonomi,” kata Idri.
Ia menambahkan hidroponik dipilih karena sesuai dengan kondisi pekarangan warga yang relatif sempit, sedangkan komposter diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. (HERMAWAN DP/H)
Kelurahan Kereng Bangkirai Bangun Kampung Keren Berbasis Lingkungan, Ekonomi dan Wisata
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Komentar (0)
Memuat komentar…







