JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Sebanyak 35 personel Marinir TNI AL telah berada di Hawaii untuk mengikuti ajang latihan gabungan antarnegara yang bergengsi yakni Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026.

Dalam siaran pers resmi TNI AL di Jakarta, Jumat, menyebutkan 35 personel Marinir itu telah berada di Hawaii sejak Rabu (24/6) untuk mengikuti upacara pembukaan RIMPAC 2026.

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar.) Rana Karyana mengatakan keikutsertaan korps Marinir dalam ajang ini untuk mempererat hubungan militer Indonesia dengan negara kawasan sekaligus mengharumkan NKRI di kancah internasional.

"Partisipasi Korps Marinir pada ajang bergengsi tersebut menjadi kesempatan strategis untuk meningkatkan kapasitas prajurit, memperluas wawasan profesional, serta menunjukkan kemampuan," kata Rana dalam siaran pers tersebut.

Rana mengatakan kegiatan Opening Brief and Ceremony yang digelar di gedung Marine Corps Community Services (MCCS), Marine Corps Base Hawaii (MCBH), dibuka oleh Commanding Officer Marine Corps Base Hawaii, Colonel Stephen E. DeTrinis, U.S. Marine Corps.

Rana mengutip amanat Colonel Stephen yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta latihan sekaligus menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap prosedur keamanan selama pelaksanaan RIMPAC 2026.

Setelah itu, para peserta juga mendapat penjelasan mengenai pelaksanaan latihan, aturan, serta ketentuan yang harus dipatuhi guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kelancaran seluruh rangkaian latihan.

Rana berharap personel Korps Marinir dapat mengikuti ketentuan yang berlaku dan dapat mempersembahkan yang terbaik saat RIMPAC tahun ini.

Sebanyak 35 personel Marinir TNI AL sudah melakukan ragam persiapan untuk memastikan penampilan saat latihan gabungan RIMPAC berjalan maksimal.

Salah satu latihan yang telah dilakukan yakni latihan menembak menembak zeroing dan marksmanship di Lapangan Tembak Jusman Puger, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6).

Tidak hanya itu, personel juga sempat melakukan latihan operasi tempur di lapangan udara Pondok Cabe, Tangerang, Sabtu (20/6).

Dalam latihan itu, mereka melakukan skema mobility udara (mobud) dan Fastrope.

Mobud merupakan operasi pemindahan pasukan ke sasaran tempur melalui udara. Sedangkan fastrope merupakan teknik menuruni helikopter yang sedang melayang menggunakan tali.

ANTARA