BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rungan, Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Gunung Mas sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman berbasis sumber daya lokal.
Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong melalui Kepala DPKP Gunung Mas, Eigh Manto, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan motivasi, pemahaman, serta kesadaran masyarakat untuk mengubah pola konsumsi menjadi lebih sehat melalui konsep B2SA.
"Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu menerapkan pola konsumsi B2SA dalam rumah tangga, meningkatkan kreativitas dalam mengolah pangan lokal, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan keluarga," ujarnya, Sabtu, 27 Juni 2026.
Sosialisasi dan pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Keluarga Terpadu (KAPAKAT).
Kegiatan diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, ibu baduta, ibu balita, kader PKK, dan penyuluh pertanian lapangan.
Eigh Manto juga menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Gunung Mas yang selama ini terus bersinergi dan menjadi mitra strategis DPKP dalam menjalankan berbagai program ketahanan pangan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie, melalui sambutan yang dibacakan Ketua Pokja III, Hera Maretina, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk intervensi untuk mendukung percepatan penurunan stunting.
Gunung Mas memiliki potensi pangan lokal yang melimpah, seperti umbi-umbian, jagung, sayuran, buah-buahan, ikan air tawar, dan hasil pertanian lainnya yang perlu dimanfaatkan sebagai sumber pangan bergizi.
"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan buah-buahan guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga," ucapnya. (RISKA YULYANA)









