BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Penyemprotan pengasapan (fogging) kembali dilakukan di RT 01 Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Pemantauan Jentik Berkala (PJB) yang sebelumnya dilaksanakan pada 24 Juni lalu sebagai upaya menekan risiko penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Fogging dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas bersama UPT Puskesmas Barimba. Sasaran penyemprotan meliputi pekarangan rumah, saluran air, serta sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Selain melakukan pengasapan, petugas juga mengingatkan masyarakat bahwa fogging hanya bertujuan membasmi nyamuk dewasa.
Upaya pencegahan DBD tetap perlu didukung dengan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin melalui penerapan PSN di lingkungan masing-masing.
Salah seorang warga, Rahman, menyambut baik pelaksanaan fogging di lingkungannya. Menurutnya, kehadiran petugas memberikan rasa tenang bagi warga.
"Kami berharap penyebaran nyamuk bisa berkurang, tetapi kami juga akan tetap menjaga kebersihan lingkungan supaya tidak ada lagi tempat berkembang biaknya nyamuk," ujarnya, Sabtu, 27 Juni 2026.
Pemerintah Kecamatan Kapuas Hilir menyebut penanganan DBD memerlukan keterlibatan seluruh pihak. Karena itu, selain fogging, masyarakat diimbau terus menjalankan pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat penampungan air. (SABRIANOOR)








