PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Kasongan - Antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 semakin terasa di berbagai daerah. Warung kopi, rumah warga, hingga layar nonton bersama dipenuhi para pencinta sepak bola yang memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.

Meski persaingan antarsuporter berlangsung seru, masyarakat mengingatkan agar perbedaan dukungan tidak menimbulkan permusuhan. Rivalitas di lapangan, menurut mereka, seharusnya menjadi hiburan dan bukan alasan untuk memutus tali silaturahmi.

Wahyu, salah seorang warga Tumbang Sanamang Katingan Hulu, mengatakan bahwa setiap orang bebas mendukung negara favoritnya. Namun, ia berharap para suporter tetap saling menghargai apa pun hasil pertandingan yang diperoleh.

"Sepak bola adalah hiburan dan pemersatu. Jangan sampai hanya karena tim jagoan kalah atau menang, hubungan persaudaraan ikut rusak. Tetap saling menyapa dan saling menghormati," kata Wahyu, Sabtu, 27 Juni 2026.

Senada dengan itu, Dony mengajak masyarakat untuk menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim kesayangan. Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang biasa dalam olahraga sehingga tidak perlu disikapi secara berlebihan.

"Kita boleh berbeda dukungan, boleh saling bercanda, tetapi jangan sampai tidak saling tegur sapa hanya karena hasil pertandingan. Jadikan Piala Dunia sebagai ajang mempererat persaudaraan dan menikmati indahnya sepak bola," ujar Dony. (MARINI/J)