PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi Pelayanan Perempuan atau KPPer Resort GKE Palangka Raya terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui kegiatan yang tidak hanya memperkuat kehidupan rohani, tetapi juga meningkatkan keterampilan ekonomi.

Hal itu diwujudkan melalui Pelatihan Produk Sabun UMKM yang dirangkaikan dengan ibadah bertajuk "Perempuan yang Diperbarui dalam Kristus untuk Bersaksi dan Melayani" di Gereja Ewanggelion pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Ketua KPPer Resort GKE Palangka Raya, Yanarita Baddak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan KPPer Resort Palangka Raya. Selain beribadah bersama, setiap pertemuan juga diisi dengan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan.

"Melalui kegiatan ini kami berharap perempuan tidak hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.

Menurut Yanarita, pelatihan pembuatan sabun dipilih karena memiliki peluang usaha yang cukup baik dan dapat dijalankan secara mandiri oleh anggota.

Ia berharap keterampilan tersebut nantinya dapat dikembangkan menjadi usaha bersama yang sekaligus menjadi sumber penggalangan dana bagi pelayanan KPPer Resort GKE Palangka Raya.

"Hasil penjualannya diharapkan dapat menjadi dana pelayanan SPPer Resort Palangka Raya sehingga berbagai program ke depan bisa terus berjalan," katanya.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Komunitas Eco Enzyme Katingan, Markurius Abednegoe, yang membagikan pengetahuan sekaligus praktik pembuatan produk sabun kepada peserta.

Kegiatan juga dihadiri Ketua MPH Jemaat GKE Ewanggelion, Pdt Eva Yulianty, Ketua SPPer GKE Ewanggelion Yuliati Eka Asi, serta pendeta pelayanan Pdt Rizki Indriyana yang turut memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan perempuan melalui kegiatan gereja.

Melalui perpaduan pembinaan rohani dan pelatihan keterampilan tersebut, KPPer Resort GKE Palangka Raya berharap semakin banyak perempuan gereja yang mampu menjadi saksi Kristus sekaligus berdaya secara ekonomi di tengah masyarakat. (TESTI PRISCILLA/j)