MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Barito Utara, Kalimantan Tengah, mempercepat pengerjaan ruas Jalan Kilometer 30 yang menjadi akses penghubung menuju Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur.

Percepatan pekerjaan jalan tersebut dilakukan untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, mengatakan ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat.

Jalan itu dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas warga, distribusi barang, serta pergerakan ekonomi di wilayah setempat.

“Jalan tersebut adalah akses vital. Saya instruksikan kepada kepala OPD terkait agar melakukan langkah percepatan dan pengawasan ketat. Pastikan kualitas pengerjaan sesuai standar agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh warga di Desa Jamut dan sekitarnya,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Sabtu, 27 Juni 2026.

Sebelumnya, Shalahuddin meninjau kondisi ruas jalan tersebut setelah melaksanakan Safari Shalat Jumat di Kecamatan Gunung Purei, Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam peninjauan itu, Bupati Barito Utara didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, serta sejumlah kepala dinas terkait.

Menurut Shalahuddin, ruas Jalan Kilometer 30 memiliki peran strategis sebagai jalur utama bagi masyarakat.

Karena itu, percepatan penyelesaiannya menjadi salah satu prioritas Pemkab Barito Utara.

Selain meminta percepatan pekerjaan, Shalahuddin juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan.

Ia mengingatkan agar setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis.

Dengan begitu, infrastruktur yang dibangun memiliki daya tahan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin turut menginstruksikan Sekretaris Daerah Barito Utara untuk melakukan pemantauan intensif terhadap progres pekerjaan di lapangan.

Ia menilai koordinasi antarperangkat daerah sangat diperlukan agar setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.

“Saya minta Sekda terus memantau perkembangan di lapangan. Jangan sampai ada kendala teknis yang dibiarkan berlarut-larut. Jika ada hambatan, segera komunikasikan agar solusi dapat diambil dengan cepat, sehingga pekerjaan tidak mengalami keterlambatan,” ujarnya.

Shalahuddin menegaskan pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Pemkab Barito Utara.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah atau OPD agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Turunnya kita ke lapangan adalah bukti bahwa pemerintah daerah hadir untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Saya minta seluruh jajaran melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi tinggi, dan memastikan setiap pekerjaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Shalahuddin.

Melalui peninjauan tersebut, Pemkab Barito Utara menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju Desa Jamut.

Penyelesaian jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Teweh Timur.