BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabupaten Kapuas ternyata menyimpan potensi wisata alam yang masih belum banyak dikenal masyarakat luas. Salah satunya adalah Air Terjun Gunung Puti yang berada di Desa Masupa, Kecamatan Mandau Talawang. Destinasi ini pernah diperkenalkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Kapuas sebagai salah satu potensi wisata unggulan daerah.
Berdasarkan data Disparbudpora Kapuas, Air Terjun Gunung Puti memiliki tiga tingkatan air terjun. Masing-masing tingkatan memiliki ketinggian sekitar 100 meter, menciptakan panorama alam yang masih asri di tengah kawasan perbukitan pedalaman Kapuas.
Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk berenang. Airnya dikenal sangat dingin karena berasal langsung dari mata air pegunungan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai wisata alam.
Perjalanan menuju lokasi memang membutuhkan perjuangan. Dari Kuala Kapuas, perjalanan darat ditempuh menuju Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke Desa Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya dengan waktu tempuh sekitar dua jam.
Dari Desa Tumbang Lahung, perjalanan diteruskan menggunakan transportasi air berupa kelotok menuju Desa Batu Makap, Kabupaten Murung Raya, selama kurang lebih tiga jam menyusuri Sungai Barito yang berarus deras dan memiliki sejumlah riam. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Desa Masupa dengan waktu tempuh sekitar satu jam melintasi kawasan perbukitan.
Air Terjun Gunung Puti dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Keindahan air terjun bertingkat, kolam alami, serta suasana pegunungan yang masih alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/y)









