PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sepalar Yasa Kartika memastikan seluruh pekerja yang terdampak insiden paparan herbisida telah mendapatkan penanganan medis. Dua pekerja yang sebelumnya sempat kembali menjalani perawatan di rumah sakit pada Sabtu siang kini telah diperbolehkan pulang dan diantar langsung ke kediaman masing-masing.

Perkembangan tersebut disampaikan manajemen perusahaan sebagai bagian dari pembaruan penanganan pascainsiden yang terjadi beberapa hari lalu.

Selain memastikan kondisi para pekerja terus dipantau, manajemen juga menggelar pertemuan dengan perwakilan keluarga korban. Pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan itu menghasilkan kesepahaman antara kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas respons cepat perusahaan sejak awal kejadian. Mereka menilai manajemen telah menunjukkan tanggung jawab dengan memberikan pendampingan serta memastikan seluruh korban memperoleh penanganan yang diperlukan.

Keluarga juga mengungkapkan rasa syukur atas iktikad baik perusahaan selama proses penanganan berlangsung. Menurut mereka, keberadaan PT Sepalar Yasa Kartika selama ini turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong perekonomian desa.

Atas dasar itu, pihak keluarga menyatakan tidak mempermasalahkan insiden tersebut lebih lanjut karena melihat komitmen perusahaan dalam menyelesaikan persoalan secara bertanggung jawab.

Perwakilan Manajemen PT Sepalar Yasa Kartika, Jono Maryanto menyampaikan terima kasih atas sikap terbuka dan kebijaksanaan yang ditunjukkan keluarga korban.

"Bagi kami, keselamatan, kesejahteraan, dan hubungan baik dengan masyarakat sekitar, terutama pihak keluarga, adalah prioritas utama. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi proses ini hingga tuntas dan memastikan kehadiran perusahaan tetap memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa dan warga sekitar," ujar Jono Maryanto kepada Borneonews pada Minggu, 28 Juni 2026.

Manajemen menegaskan akan terus menjalankan operasional dengan mengedepankan standar keselamatan kerja yang ketat. Perusahaan juga memastikan evaluasi terhadap prosedur keselamatan terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. (TESTI PRISCILLA/H)