BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua MPH Jemaat GKE Ewanggelion, Pdt Eva Yulianty, mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Produk Sabun UMKM yang digelar Komisi Pelayanan Perempuan atau KPPer Resort GKE Palangka Raya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus mendorong kreativitas kaum perempuan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan bertajuk "Meracik Kebaikan Alam di Dapur Sendiri" itu digelar bersamaan dengan ibadah KPPer Resort GKE Palangka Raya bertema "Perempuan yang Diperbarui dalam Kristus untuk Bersaksi dan Melayani" di Gereja Ewanggelion Sabtu sore, 27 Juni 2026.
Pdt Eva mengatakan pelatihan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru kepada para peserta, khususnya ibu-ibu, mengenai cara membuat produk pembersih yang dapat dipraktikkan sendiri di rumah.
"Saya memberikan apresiasi yang baik dan luar biasa karena dengan adanya pelatihan ini memberikan wawasan dan menambahkan pengetahuan tentang kreativitas untuk ibu-ibu supaya lebih kreatif membuat sabun cuci piring dan lain sebagainya," ujarnya kepada Borneonews.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh peserta tidak hanya berhenti pada saat pelatihan berlangsung, tetapi dapat menjadi bekal yang dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Itu bisa menambah skill bagi kreativitas ibu-ibu yang kemudian dapat dipraktikkan di rumah," katanya.
Ia juga menilai materi yang disampaikan pemateri dari Komunitas Eco Enzyme Katingan sangat sesuai dengan kebutuhan kaum perempuan karena mengajarkan pembuatan sabun yang lebih ramah lingkungan.
"Tadi cara pembuatannya juga disampaikan, bagaimana membuat sabun yang lebih ramah lingkungan dan ini sangat cocok dengan konteks kehidupan ibu-ibu," ucapnya.
Menurut Pdt Eva, pelatihan seperti ini relevan dengan kebutuhan perempuan gereja karena selain meningkatkan keterampilan, juga menumbuhkan kesadaran untuk menggunakan produk yang lebih aman bagi keluarga dan lingkungan.
"Jadi dengan adanya pelatihan ini saya kira sangat relevan dengan kebutuhan yang diperlukan ibu-ibu," tuturnya.
Pelatihan menghadirkan pemateri Markirius Abednegoe dari Komunitas Eco Enzyme Katingan yang memperkenalkan konsep Sabun Eco Hybrid, yaitu sabun berbahan surfaktan tumbuhan yang dipadukan dengan ekstrak alami dan enzim aktif. Peserta juga dikenalkan dengan manfaat Eco Enzyme, cairan hasil fermentasi limbah organik dapur yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, peternakan, hingga mendukung pelestarian lingkungan.
Kegiatan diikuti ibu-ibu dari sepuluh gereja di bawah naungan KPPer Resort GKE Palangka Raya sebagai bagian dari program rutin yang memadukan pembinaan iman dengan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan.
Hadir sebagai pemateri pelatihan dari Komunitas Eco Enzyme Katingan, Markurius Abednegoe. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri Ketua KPPer Resort GKE Palangka Raya, Yanarita Baddak, Ketua SPPer GKE Ewanggelion Yuliati Eka Asi, serta pendeta pelayanan Pdt Rizki Indriyana yang turut memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan perempuan melalui kegiatan gereja. (TESTI PRISCILLA/H)









