PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Katingan – Debit air Sungai Katingan terus mengalami kenaikan hingga meluap ke badan jalan di kawasan Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu. Kondisi tersebut mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pelaku usaha, terutama para pedagang di Pasar Sanamang.

Luapan air yang semakin tinggi pada Minggu 28 Juni 2026, membuat aktivitas masyarakat mulai terganggu. Sejumlah titik di sekitar jalan telah tergenang, sehingga warga waspada apabila curah hujan di wilayah hulu kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Para pelaku usaha di Pasar Sanamang mengaku cemas banjir akan semakin meluas dan menghambat distribusi barang kebutuhan pokok. 

"Jika akses jalan darat terputus, pasokan barang dikhawatirkan terlambat sehingga dapat memengaruhi aktivitas perdagangan dan harga kebutuhan masyarakat," ujar salah satu pelaku usaha sembako Indu Supri, Minggu 28 Juni 2026.

Sementara itu, warga lainnya, Siti berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan tinggi muka air Sungai Katingan. 

Langkah antisipasi ujar Siti, dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh informasi lebih awal apabila kondisi banjir semakin memburuk.

"Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kami juga mengkhawatirkan keselamatan pengguna jalan yang melintas," tambahnya.

Ia juga mengiatkan warga lainnya, tetap berhati-hati dan mengurangi perjalanan jika kondisi genangan air terus meningkat.

"Kami berharap cuaca segera membaik sehingga debit air Sungai Katingan berangsur surut," tambah warga lainnya, Dowa. 

Dengan demikian, ujar Dowa  aktivitas warga, pelaku usaha, dan transportasi darat di kawasan Tumbang Sanamang dapat kembali berjalan normal tanpa terhambat banjir (MARINI/H)