KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Ada satu pemandangan yang perlahan kembali hidup di sudut Kota Banjarmasin. Tawa anak-anak terdengar bersahutan, orang tua berjalan santai di bawah rindangnya pepohonan, sementara beberapa pengunjung berhenti cukup lama di depan kandang satwa. Tempat yang sempat kehilangan pamornya itu kini kembali dipadati warga setiap akhir pekan: Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh. 

Bagi keluarga yang masih mencari tujuan mengisi libur sekolah, taman yang berada di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara ini bisa menjadi pilihan. Bukan sekadar tempat rekreasi, kawasan tersebut kini diarahkan menjadi ruang belajar terbuka agar anak-anak dapat mengenal berbagai jenis satwa secara langsung tanpa harus keluar kota. 

Perubahan itu bukan tanpa alasan. Beberapa tahun terakhir kondisi taman sempat memprihatinkan. Sejumlah kandang kosong, fasilitas rusak, dan pengunjung terus berkurang. Kini wajahnya mulai berubah. Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pembenahan bertahap, menghadirkan konsep taman edukasi dengan penataan kawasan yang lebih nyaman serta penambahan berbagai fasilitas bagi keluarga. 

Saat berkeliling, pengunjung dapat menjumpai beragam satwa yang menjadi penghuni taman. Mulai dari aneka burung di Zona Aves, hingga sejumlah mamalia yang selama ini menjadi favorit anak-anak. Pengelola juga aktif mengenalkan karakter dan kebiasaan satwa melalui papan edukasi maupun media sosial, sehingga kunjungan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana belajar. 

Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat. Setiap akhir pekan, kawasan ini kembali dipenuhi keluarga yang mengajak anak-anak menikmati suasana alam, memberi makan satwa tertentu sesuai aturan, hingga sekadar menghabiskan waktu bersama di ruang terbuka. Ramainya pengunjung menjadi sinyal bahwa taman yang pernah sepi itu perlahan kembali mendapatkan tempat di hati warga Banjarmasin. 

Bagi yang ingin berkunjung, Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh saat ini dibuka setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Tarif masuknya juga relatif terjangkau, yakni Rp3.000 untuk anak-anak dan Rp5.000 bagi orang dewasa, sehingga tetap ramah untuk wisata keluarga. 

Pembenahan kawasan juga masih terus berlangsung. Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan taman ini berkembang menjadi ruang edukasi dan rekreasi dengan luas sekitar 1,6 hingga 1,8 hektare, dilengkapi fasilitas baru dan koleksi satwa yang disesuaikan dengan ketentuan konservasi. Pengembangan tersebut diharapkan membuat taman semakin menarik sebagai destinasi wisata kota. 

Di tengah banyaknya pilihan tempat wisata modern, Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh menawarkan pengalaman yang sederhana namun berkesan. Anak-anak dapat belajar mengenal satwa secara langsung, sementara orang tua menikmati waktu bersama keluarga di ruang hijau yang berada tidak jauh dari pusat Kota Banjarmasin. Bagi warga maupun wisatawan yang menghabiskan libur sekolah di Kota Seribu Sungai, destinasi ini layak masuk dalam daftar kunjungan. (SABRIANOOR/H)