BORNEONEWS, Sampit – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Adzkia Risty, siswi kelas 2A SDN 7 Baamang Hilir, berhasil meraih Juara 1 Little Kids Nusantara 2026 pada ajang Pemilihan Putra Putri Nusantara Berprestasi tingkat nasional. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, sekolah, hingga masyarakat Kotim.
Dalam ajang tersebut, para peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan berjalan di atas panggung atau fashion show, tetapi juga harus menampilkan kesenian daerah sebagai salah satu aspek penilaian.
Orang tua Adzkia, Wulan Apriliawati, mengungkapkan bahwa ketertarikan putrinya terhadap dunia modeling muncul dari keinginan sendiri sejak masih kecil.
"Awalnya memang keinginan anak sendiri. Dia sering melihat tayangan Putri Indonesia di televisi, kemudian mulai tertarik dengan dunia modeling hingga akhirnya kami mendukung minatnya," ujarnya, Senin, 29 Juni 2026.
Menurut Wulan, pencapaian yang diraih sang putri merupakan hasil dari latihan, kerja keras, dan semangat yang terus dijaga selama mengikuti berbagai tahapan kompetisi.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi awal bagi Adzkia untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita yang lebih tinggi.
"Semoga Adzkia terus bersemangat. Kami berharap prestasi ini menjadi batu loncatan untuk terus meraih mimpi yang lebih besar. Semoga ilmu yang dia dapatkan membawa berkah, bermanfaat bagi sesama, dan menjadikanmu pribadi yang rendah hati," katanya.
Wulan juga berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak berprestasi di Kalimantan Tengah, khususnya Kotim.
"Harapan kami, pemerintah dapat terus mendukung putra-putri berprestasi di Kalimantan Tengah, khususnya Kotawaringin Timur, agar mereka memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," pungkasnya.
Prestasi Adzkia diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk terus berani mengembangkan bakat, berprestasi, serta membawa nama baik Kotim di berbagai ajang nasional. (DEWI PATMALASARI/H)









