BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp329,92 miliar atau 97,19 persen dari target yang telah ditetapkan.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 DPRD Kota Palangka Raya, Senin (29/6/2026).
Dalam pemaparannya, Achmad Zaini menjelaskan bahwa PAD Kota Palangka Raya terealisasi sebesar Rp329.918.250.552,54, sementara target yang ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp339.469.468.262,00.
"Realisasi Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai 97,19 persen dari target yang telah ditetapkan. Capaian ini menunjukkan kinerja pendapatan daerah yang cukup baik, meskipun masih terdapat kekurangan dibandingkan target," ujarnya, Senin 29 Juni 2026.
Ia mengungkapkan, realisasi PAD tersebut masih berada di bawah target sebesar Rp9.551.217.709,46.
Selisih tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk meningkatkan optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah pada tahun anggaran berikutnya.
Menurutnya, optimalisasi PAD merupakan salah satu langkah penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjutnya, akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penerimaan daerah melalui penguatan sistem pemungutan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta pengelolaan potensi pendapatan secara lebih efektif dan akuntabel.
"Penyampaian realisasi pendapatan tersebut merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kota Palangka Raya sesuai mekanisme yang berlaku," bebernya. (MARINI/R)









