PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Fraksi PAN-PKS DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyoroti masih minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi memicu tindak kriminalitas.

Sorotan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PAN-PKS Reformas Agung Gumelar saat membacakan pendapat akhir fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 DPRD Kobar, beberapa waktu lalu.

“Kami memperhatikan masih ada beberapa titik di jalan-jalan kita yang masih kurang penerangan. Bahkan, ada juga daerah yang sudah dibangun PJU namun tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” jelas Reformas Agung Gumelar.

Reformas Agung Gumelar. menyebut kondisi jalan yang gelap dapat menimbulkan gangguan keamanan, termasuk tindak kejahatan jalanan.

“Hal ini dapat menimbulkan tindak kejahatan seperti begal,” jelas Reformas Agung Gumelar.

Tak hanya itu, Fraksi PAN-PKS juga menyoroti dugaan adanya transaksi narkoba di kawasan Jalan Pancasila Gang Bayam, Kelurahan Madurejo.

“Kami sempat mendengar dugaan terjadinya transaksi narkoba di Jalan Pancasila Gang Bayam Kelurahan Madurejo,” jelas Reformas Agung Gumelar.

Karena itu, pihaknya meminta dinas terkait segera membangun PJU di titik jalan yang masih gelap serta memperbaiki fasilitas penerangan yang rusak.

“Fraksi PAN-PKS meminta kepada dinas terkait untuk membangun PJU di daerah jalan yang masih gelap dan segera melakukan perbaikan pada PJU yang sudah rusak seperti salah satunya di Jalan Padat Karya Kelurahan Sidorejo,” jelas Reformas Agung Gumelar.

Selain penerangan jalan umum, Fraksi PAN-PKS juga meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi penerangan di kawasan Masjid Kyai Gede dan Makam Kyai Gede di Kecamatan Kotawaringin Lama.

“Yang tidak kalah penting juga kondisi penerangan di area Masjid Kyai Gede dan Makam Kyai Gede di Kecamatan Kotawaringin Lama yang merupakan situs cagar budaya yang harus diperhatikan oleh Pemkab Kobar,” jelas Reformas Agung Gumelar. (WAHYU KRIDA/j)