SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai budaya kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Menurut Irawati, kegiatan donor darah bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kemanusiaan yang dapat memberikan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan dan menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata Irawati, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menilai partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah perlu terus ditingkatkan agar ketersediaan stok darah di Kotim tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan donor darah, mulai dari Palang Merah Indonesia (PMI), para relawan hingga masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darahnya.

"Saya mengapresiasi PMI Kabupaten Kotawaringin Timur, para relawan, serta masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga semangat berbagi dan kemanusiaan seperti ini terus tumbuh di tengah masyarakat Kotawaringin Timur," ujarnya.

Dia berharap kegiatan donor darah tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat.

Dengan semakin banyak pendonor sukarela, kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit diharapkan dapat terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.

"Mari jadikan donor darah sebagai budaya kepedulian. Bersama, kita kuatkan semangat gotong royong untuk kemanusiaan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)