TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Barito Timur untuk menegaskan kembali komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas kepada masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Barito Timur, Rabu, 1 Juli 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti pasukan gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga berbagai elemen masyarakat. Bertindak sebagai Perwira Upacara, Kabag Ops Polres Barito Timur Kompol Volvi Apriana, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Barisan peserta upacara terdiri atas personel TNI, Batalyon TP 924, Brimob, Samapta, Satlantas, gabungan staf Polres, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satpol PP, Dinas Perhubungan, satuan pengamanan (Satpam), relawan, Pramuka, serta pelajar dari sejumlah sekolah di Barito Timur.

Upacara juga dihadiri Bupati Barito Timur, Ketua DPRD Barito Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Sekretaris Daerah Barito Timur, Danyon Yonif TP 924, Danyon Brimob Kompi C Lenggang, tokoh agama, pimpinan perusahaan, para purnawirawan Polri, Bhayangkari, unsur Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eddy Santoso membacakan amanat Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan. Kapolda menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan hari lahir Polri, melainkan menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas pengabdian sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya.

"Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan hari lahir Polri, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya," kata Kapolda Kalimantan Tengah dalam amanat yang dibacakan Kapolres Barito Timur.

Kapolda juga mengungkapkan berbagai capaian strategis Polda Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan daerah. Di sektor ketahanan pangan, Polda Kalteng berhasil mengawal program swasembada jagung yang telah mencapai luas tanam sekitar 6.500 hektare dengan hasil panen lebih dari 5.000 ton.

Selain itu, pembangunan 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diproyeksikan melayani lebih dari 77 ribu penerima manfaat menjadi bukti nyata kontribusi Polri dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda juga menegaskan komitmen Polda Kalimantan Tengah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, deteksi dini, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta penegakan hukum secara tegas dengan melibatkan sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.

Menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang, mulai dari kejahatan siber, peredaran narkoba, tindak pidana perdagangan orang hingga berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya, Polri dituntut terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, adaptif, modern dan semakin dipercaya publik.

"Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, adaptif, modern, dan semakin dipercaya masyarakat agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks," demikian amanat Kapolda.

Kapolda turut menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada akhir Juni 2026, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Sebanyak 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik, sedangkan 71,5 persen memberikan penilaian positif terhadap citra institusi Polri.

Prestasi lain yang turut disampaikan dalam amanat tersebut adalah diterimanya penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti oleh Polda Kalimantan Tengah dari Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian seluruh personel Polda Kalimantan Tengah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda memberikan empat penekanan kepada seluruh personel Polri, yakni menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme; menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, humanis dan berkeadilan; memperkuat soliditas internal serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat; serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya kebakaran hutan dan lahan, peredaran narkoba, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

"Teruslah menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme. Hadirkan pelayanan yang cepat, mudah, humanis, dan berkeadilan, serta perkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban," pesan Kapolda.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Barito Timur berlangsung aman, tertib dan penuh khidmat. Peringatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mencerminkan eratnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan di Barito Timur.

Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", Polres Barito Timur menegaskan tekadnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kepercayaan publik, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)