BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai melakukan sosialisasi pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono Sampit. Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan penerangan dan keselamatan pengguna jalan di salah satu ruas yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.
"Saat ini kami masih dalam tahap sosialisasi. Pengerjaan rencananya dimulai sekitar dua minggu ke depan," kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah, Rabu, 1 Juli 2026.
Raihansyah menjelaskan, pemasangan PJU akan dilakukan di sepanjang ruas Jalan Kapten Mulyono, mulai dari simpang Jalan MT Haryono hingga persimpangan Jalan Mohammad Hatta atau Jalan Lingkar Selatan Sampit. Panjang ruas yang akan dipasangi lampu penerangan mencapai sekitar 2.900 meter.
Pada proyek tersebut, Dishub akan memasang 63 tiang PJU dengan tinggi masing-masing sembilan meter. Tiang-tiang tersebut dipasang dengan jarak rata-rata sekitar 50 meter dan dilengkapi lampu LED berdaya 120 watt agar pencahayaan di sepanjang jalan menjadi lebih maksimal.
"Sebanyak 63 titik PJU akan dipasang menggunakan lampu LED 120 watt. Harapannya ruas jalan ini menjadi lebih terang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas," ujarnya.
Jalan Kapten Mulyono menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan PJU karena selama ini termasuk kawasan yang cukup rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari akibat minimnya penerangan.
Keberadaan lampu jalan diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan ruas jalan tersebut, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Raihansyah menambahkan, setelah tahapan sosialisasi selesai, pekerjaan fisik akan dilaksanakan dengan target penyelesaian selama 90 hari kalender atau sekitar tiga bulan.
Selama proses pembangunan berlangsung, akan dilakukan penggalian tanah untuk pemasangan pondasi tiang serta instalasi jaringan kabel listrik. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat melintasi area pekerjaan.
Dishub Kotim juga meminta pedagang kaki lima yang berjualan di sisi barat bahu Jalan Kapten Mulyono untuk sementara mengosongkan lokasi yang menjadi area proyek agar pelaksanaan pembangunan tidak mengalami kendala.
"Kami mengimbau para pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di lokasi pekerjaan. Begitu juga pedagang kaki lima di bagian sebelah barat bahu jalan, agar dapat dengan tertib area pekerjaan," tambahnya.
Selain mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di sekitar lokasi proyek, masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi bahaya kelistrikan selama proses pemasangan instalasi berlangsung. (DEWI PATMALASARI/H)









