BORNEONEWS, Pulang Pisau – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal itu disampaikannya saat memberikan amanat pada upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau di halaman Kantor Bupati, Kamis, 2 Juli 2026.
Keberadaan toko ritel modern harus diatur agar tidak mematikan usaha masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
"Saya minta kepada bupati, keberadaan minimarket atau ritel modern jangan terlalu banyak. Kasihan UMKM kita kalau terus berkembang tanpa pengaturan," katanya.
Ia menegaskan pemerintah bukan menolak investasi, namun harus memastikan pertumbuhan usaha modern tetap sejalan dengan kepentingan pelaku usaha lokal.
Agustiar berharap tema Hari Jadi Pulang Pisau yang mengangkat pelestarian budaya dan penguatan UMKM benar-benar diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, daerah yang maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas potensi sendiri tanpa kehilangan identitas budaya dan kekuatan ekonomi lokal. (RETHA)








