BORNEONEWS, Palangka Raya - Keberhasilan lima siswa SD-SMP Negeri 1 Bukit Raya lolos ke Olimpiade Sains Nasional atau OSN tingkat Provinsi Kalimantan Tengah menjadi bukti bahwa anak-anak di daerah terpencil memiliki potensi yang mampu bersaing.
Kepala sekolah, Toni, berharap prestasi tersebut menjadi perhatian pemerintah agar pengembangan pendidikan di wilayah tertinggal semakin diperkuat.
"Tentu ini merupakan sesuatu yang luar biasa mengingat masih ada stigma bahwa orang kampung selalu tertinggal dalam segala hal," kata Toni kepada Borneonews pada Kamis, 2 Juli 2026.
Menurutnya, masih banyak anak-anak di daerah pedalaman yang memiliki kemampuan akademik tinggi. Namun, mereka belum memperoleh kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi akibat keterbatasan sarana dan akses pendidikan.
"Dengan adanya anak-anak yang berprestasi di pedalaman, kami memohon agar pemerintah memberikan perhatian lebih lagi. Banyak talenta yang dimiliki anak-anak di kampung, hanya saja mereka belum mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkannya," ujarnya.
Sekolah yang berada di Desa Tumbang Kaburai, wilayah paling hulu Kabupaten Katingan dan berstatus daerah 3T itu berhasil meloloskan dua siswa SD dan tiga siswa SMP ke tingkat provinsi berdasarkan hasil pengumuman OSN pada 26 Juni 2026.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah pedalaman untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan siswa. (TESTI PRISCILLA/y)









