BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan memastikan pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk membantu penanganan insiden penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan.
Kejadian tersebut berujung tragis dengan gugurnya Aipda Yudhie Perdana Putra serta masih hilangnya dua personel kepolisian.
Menurut Kapolda, tim bantuan telah diterjunkan guna memperkuat proses pengungkapan perkara sekaligus mendukung upaya pencarian dua anggota yang hingga kini belum ditemukan.
“Saya sudah menurunkan tim dari Polda Kalimantan Tengah untuk mem-backup pengungkapan perkara yang terjadi di sana. Nanti kita lihat terlebih dahulu seperti apa perkembangan perkaranya,” ujarnya di Palangka Raya, Jumat, 3 Juli 2026.
Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa fokus utama yang dijalankan saat ini bukan hanya mengungkap fakta hukum di balik kejadian, melainkan memastikan keselamatan dua anggota yang masih dinyatakan hilang.
“Yang pasti, saat ini prioritas utama saya adalah menyelamatkan anggota saya yang masih dalam pencarian,” tegasnya.
Ia menjelaskan, dalam operasi penggerebekan sebelumnya dikerahkan sebanyak 12 personel. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan gugur, sedangkan dua rekan lainnya masih terus disisir keberadaannya.
“Kemarin ada 12 personel yang dikerahkan. Saat ini masih ada dua anggota yang masih dalam proses pencarian,” tambahnya.
Terpisah, Kapolda juga memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan insan pers agar tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa ini.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan ruang kerja yang aman dan kondusif bagi tim yang sedang berjuang di lapangan. (PATHUR/j)









