BORNEONEWS, Jakarta - Timnas panjat tebing disiplin speed Indonesia mulai menjalani perjuangan pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Jumat, 3 Juli 2026.
Indonesia turun pada sejumlah nomor, mulai dari kualifikasi tunggal putra, tunggal putri, hingga relay campuran.
Asisten Pelatih Timnas Panjat Tebing Speed Indonesia, Fitriyani, mengatakan para atlet mulai mengikuti babak kualifikasi pada siang hari waktu Indonesia.
"Siang WIB, kami mulai kualifikasi," kata Fitriyani saat mendampingi tim di Krakow.
Berdasarkan hasil technical meeting, babak kualifikasi dimulai dari nomor tunggal putra. Setelah seluruh rangkaian putra selesai, pertandingan dilanjutkan ke nomor tunggal putri.
Pada sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB, peserta dijadwalkan menjalani sesi latihan relay campuran. Satu jam setelahnya, para atlet mulai mengikuti babak kualifikasi nomor tersebut.
Berdasarkan jadwal International Federation of Sport Climbing atau IFSC, rangkaian pertandingan berlanjut pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Pada hari kedua, final tunggal putra dan putri dijadwalkan berlangsung pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Setelah final dua kategori tersebut selesai, agenda dilanjutkan dengan upacara penghormatan pemenang.
Masih pada hari yang sama, final relay campuran dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 hingga 17.00 WIB dan dilanjutkan seremoni penyerahan medali.
Sementara itu, pada Minggu, 5 Juli 2026, turnamen ditutup melalui pertandingan nomor relay putra dan putri.
Sesi latihan relay putra dan putri dijadwalkan berlangsung pukul 10.30 hingga 12.15 WIB. Setelah itu, babak kualifikasi digelar pukul 12.30 hingga 14.15 WIB.
Adapun final relay putra dan putri dijadwalkan berlangsung pukul 16.30 hingga 17.30 WIB, kemudian ditutup dengan upacara penghormatan pemenang.
Untuk menghadapi World Climbing Series Krakow 2026, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia atau PP FPTI mengirim tujuh atlet.
Mereka terdiri dari empat atlet putra dan tiga atlet putri yang akan bersaing dengan para peserta dari berbagai negara.
Empat atlet putra Indonesia yakni Veddriq Leonardo, Raharjati Nursamsa, Aditya Tri Syahria, dan Antasyafi Robby Al Hilmi.
Sementara tiga atlet putri yang diturunkan adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Raji’ah Sallsabillah, dan Kadek Adi Asih.
ANTARA









