BORNEONEWS, Mukdahan - Delapan biksu di Provinsi Mukdahan, Thailand timur laut, meninggal dunia setelah ditabrak mobil bak terbuka yang dikemudikan anak laki-laki berusia 11 tahun.
Kepolisian setempat menyebut insiden tersebut terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 waktu setempat di sebuah jalan wilayah Mueang.
Saat kejadian, sebanyak 34 biksu sedang berjalan kaki di pinggir jalan dalam rangka ziarah dari Provinsi Mukdahan menuju Provinsi Ubon Ratchathani.
Otoritas setempat melaporkan lima biksu meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga biksu lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Selain itu, tujuh biksu dilaporkan mengalami luka parah, sedangkan 20 biksu lainnya selamat dengan luka ringan.
Pihak kepolisian menyatakan, anak yang mengemudikan mobil tersebut diduga membawa kendaraan bak terbuka milik ayahnya tanpa izin.
Anak itu disebut sedang berkendara ke arah kota sebelum menabrak rombongan biksu yang sedang berjalan di pinggir jalan.
Seorang polisi lalu lintas yang melintas setelah kejadian melihat sejumlah biksu terluka dan warga setempat mulai berkerumun di lokasi.
Petugas tersebut kemudian berkoordinasi dengan kepolisian setempat, rumah sakit, dan regu penyelamat untuk membantu penanganan para korban.
Hingga kini, penyelidikan terkait insiden tabrakan tersebut masih berlangsung.
Sumber: TNA-OANA-ANTARA









