BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Kalteng berhasil meraih penghargaan dalam Bisnis Indonesia Awards atau BIA 2026 sebagai Bank Pembangunan Daerah terbaik kategori aset Rp20 triliun hingga Rp40 triliun.
Penghargaan tersebut diterima Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, pada malam penganugerahan Bisnis Indonesia Awards 2026 di Dian Ballroom Raffles Hotel Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
"Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 ini kami terima dengan penuh rasa syukur. Namun penghargaan ini tidak membuat kami merasa selesai. Justru penghargaan ini mengingatkan kami tantangan ke depan semakin besar," kata Maslipansyah saat dihubungi dari Palangka Raya, Jumat, 3 Juli 2026.
Bisnis Indonesia Awards 2026 mengusung tema Where Growth Meets Strength. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu mencatatkan pertumbuhan sekaligus memperkuat fundamental bisnis.
Penilaian juga mencakup aspek tata kelola, inovasi, dan ketahanan usaha di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
Penghargaan yang diterima Bank Kalteng sejalan dengan capaian kinerja perseroan selama periode penilaian 2023 hingga 2025, dengan bobot terbesar pada kinerja tahun buku 2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, Bank Kalteng mencatat pertumbuhan terbaik sejak perseroan berdiri.
Total aset Bank Kalteng meningkat dari Rp16,8 triliun pada 2024 menjadi Rp20,4 triliun pada 2025. Dana Pihak Ketiga atau DPK juga tumbuh dari Rp10,7 triliun menjadi Rp13,8 triliun.
Penyaluran kredit naik dari Rp10,7 triliun menjadi Rp11,7 triliun. Sementara laba bersih meningkat dari Rp321,1 miliar menjadi Rp368,5 miliar.
Capaian tersebut mencerminkan penguatan fungsi intermediasi, efisiensi operasional, serta fundamental bisnis Bank Kalteng yang semakin kokoh.
Maslipansyah mengatakan Bank Kalteng terus membangun budaya organisasi yang bertumpu pada sense of urgency dan sense of crisis.
Budaya kerja tersebut dinilai penting agar perusahaan tidak terlena dengan pencapaian yang telah diraih.
Menurutnya, business as usual bukan lagi pilihan yang relevan. Setiap keputusan bisnis, mulai dari funding hingga lending, harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
"Kami ingin seluruh insan Bank Kalteng selalu merasa masih ada yang harus diperbaiki, masih ada yang harus dipercepat, dan masih ada kepercayaan masyarakat yang harus kami jaga. Dengan cara itulah kami ingin memastikan Bank Kalteng terus tumbuh sehat, kompetitif, serta berkelanjutan," katanya.
ANTARA









