BORNEONEWS, Sampit – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Berdasarkan hasil patroli udara, kebakaran diperkirakan telah menghanguskan lahan seluas sekitar 5 hektare di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam mengatakan, titik kebakaran terpantau pada Jumat, 3 Juli 2026, sekitar pukul 13.36 hingga 15.01 WIB.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD masih berada di lokasi untuk melakukan ground check dan memastikan kondisi di lapangan," kata Multazam, Jumat, 3 Juli 2026.
Berdasarkan hasil sementara patroli udara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare. Kebakaran terjadi di lahan bergambut, yang dikenal lebih sulit dipadamkan karena api dapat merambat hingga ke bawah permukaan tanah.
Saat ini, personel TRC BPBD Kotim bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Eka Bahurui masih melakukan pengecekan lapangan sekaligus mencari jalur yang memungkinkan untuk pelaksanaan pemadaman melalui darat.
"Statusnya masih proses ground check. Petugas sedang mencari akses menuju lokasi agar operasi pemadaman darat dapat segera dilakukan," imbuhnya.
Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mempercepat penanganan karhutla di wilayah Kotim. (DEWI PATMALASARI/H)









