KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Seruyan antusias mengikuti kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan UMKM serta Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi SDM UMKM dan Kewirausahaan Melalui Pendidikan dan Pelatihan.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata Pemkab Seruyan dalam mendorong pelaku usaha lokal agar semakin adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan, Adhian Noor, mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab Seruyan dalam mendukung pengembangan sekaligus pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di tengah pesatnya transformasi digital.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pelaku UMKM, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM kewirausahaan sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, serta mendorong daya saing usaha agar dapat berkembang dan naik kelas di era ekonomi digital," ujarnya.

Digitalisasi kini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha. Pemanfaatan teknologi digital dinilai mampu membuka peluang pasar yang lebih luas.

Adhian berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman yang dibagikan para narasumber, kemudian mengimplementasikannya dalam pengelolaan usaha.

Pelatihan  menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang pengembangan UMKM dan pemasaran digital. Mereka adalah Muhammad Shalahudin Syahputra dari PT Bakul Banua Indonesia, Mohamad Caesar Elfauza dari Shopee Indonesia, serta Gusti Handi Aluia Budi Pratama dari PT Bakul Banua Indonesia, dengan moderator Dr. Lelo Sintani dari ISEI Cabang Palangka Raya.

Para narasumber membagikan berbagai strategi praktis mengenai digitalisasi usaha, pemanfaatan platform marketplace, penguatan branding produk, hingga peningkatan kualitas pemasaran secara daring agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Kegiatan terselenggara atas kerjasama Pemkab Seruyan bersama  Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kadin Seruyan, serta Dekranasda Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/R)