JAKARTA –

BORNEONEWS, Istanbul – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam percakapan itu, keduanya membahas situasi terbaru di garis depan pertempuran Ukraina-Rusia serta upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.

Zelenskyy menggambarkan pembicaraan dengan Trump berlangsung sangat baik. Ia mengatakan komunikasi tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Trump dan rakyat Amerika Serikat atas peringatan 250 tahun kemerdekaan AS.

Dalam pernyataannya melalui akun X, Zelenskyy menyampaikan terima kasih atas dukungan Amerika Serikat kepada Ukraina. Dukungan itu mencakup bantuan militer maupun dukungan politik selama perang dengan Rusia berlangsung.

"Saya berterima kasih kepada setiap warga Amerika yang peduli dengan masa depan Ukraina, Eropa, dan semua orang di seluruh dunia yang menghargai kebebasan," kata Zelenskyy, Sabtu, 4 Juli 2026.

Ia menilai masih ada peluang nyata untuk mengakhiri perang. Menurut Zelenskyy, ketegasan dan peran Amerika Serikat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong penyelesaian konflik tersebut.

"Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika sangat menentukan. Kami telah sepakat untuk melanjutkan diskusi ini selama KTT NATO di Ankara," ujarnya.

KTT NATO dijadwalkan berlangsung di Ankara, Turki, pada 7–8 Juli 2026. Pertemuan tersebut diperkirakan menjadi salah satu forum penting untuk membahas perkembangan perang Ukraina-Rusia dan dukungan negara-negara Barat terhadap Kyiv.

Zelenskyy juga mendoakan rakyat Amerika Serikat terus meraih kemakmuran dan keberhasilan. Hingga pernyataan Zelenskyy disampaikan, Trump belum memberikan komentar terbuka mengenai percakapan telepon tersebut.

ANTARA