BORNEONEWS, Istanbul – Korea Utara melakukan uji tembak rudal jelajah strategis dan sejumlah sistem persenjataan lain dari kapal perusak baru berbobot 5.000 ton. Pengujian tersebut diawasi langsung oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Berdasarkan laporan Korean Central News Agency atau KCNA, Minggu, 5 Juli 2026, Kim menyaksikan uji coba rudal jelajah, artileri angkatan laut, senjata otomatis, serta sistem peperangan elektronik dari kapal perusak Kang Kon.
Uji coba tersebut dilakukan pada Jumat, 3 Juli 2026. Kim juga memerintahkan agar kapal perang tersebut segera dioperasikan secara resmi dalam jajaran angkatan laut Korea Utara dalam dua bulan ke depan.
Kapal perusak Kang Kon sebelumnya diluncurkan Pyongyang pada Juni 2025. Peluncuran itu dilakukan sekitar satu bulan setelah kapal tersebut sempat terbalik saat upaya peluncuran perdananya.
Militer Korea Selatan pada Minggu menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal jelajah dari kapal perang Korea Utara ke arah Laut Timur pada Jumat. Seoul dan Washington saat ini masih menganalisis rincian uji coba tersebut.
Uji coba persenjataan terbaru ini disebut sebagai bagian dari upaya Korea Utara untuk memastikan kemampuan kapal perusak baru dalam mengoperasikan berbagai sistem senjata di medan tempur.
Kim Jong Un juga mendorong peningkatan kemampuan penangkalan perang dan kesiapan tempur negaranya. Ia menilai penguatan armada laut menjadi bagian penting dalam strategi pertahanan Korea Utara.
ANTARA









