JAKARTA –

BORNEONEWS, Istanbul – Presiden China Xi Jinping menyatakan siap bekerja sama dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk membawa hubungan kedua negara ke arah yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Xi sebagai balasan atas pesan ucapan selamat dari Kim Jong Un pada peringatan 105 tahun berdirinya Partai Komunis China atau CCP.

Menurut laporan Korean Central News Agency atau KCNA, Xi menyampaikan terima kasih secara tulus kepada Kim atas pesan tersebut. Ia juga menyebut Partai Buruh Korea dan Partai Komunis China sebagai partai penguasa yang berlandaskan Marxisme.

"Saya siap memimpin hubungan China-Korea Utara menuju perkembangan yang panjang, sehat, dan stabil, dan dengan demikian mempromosikan perkembangan yang stabil dan berkelanjutan bagi perjuangan sosialisme di kedua negara," demikian pesan Xi.

DPRK merupakan singkatan dari Democratic People's Republic of Korea, yakni nama resmi Korea Utara.

Hubungan China dan Korea Utara kembali menjadi perhatian setelah Xi melakukan kunjungan kenegaraan ke Pyongyang pada Juni 2026. Kunjungan selama dua hari itu menjadi kunjungan pertama Xi ke Korea Utara dalam tujuh tahun terakhir.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral di berbagai bidang. Pertemuan itu juga menjadi sinyal bahwa Beijing dan Pyongyang ingin menjaga hubungan strategis di tengah dinamika kawasan.

Tahun ini, China dan Korea Utara juga memperingati 65 tahun Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama, dan Bantuan Timbal Balik China-Korea Utara. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 11 Juli dan menjadi salah satu dasar penting hubungan kedua negara.

Pernyataan Xi menunjukkan komitmen Beijing untuk menjaga hubungan dengan Pyongyang dalam jangka panjang. China selama ini menjadi salah satu mitra politik dan ekonomi utama bagi Korea Utara.

ANTARA